Konsultan Merek Berpengalaman

Apabila kita menjalankan sebuah bisnis dan bisnis kita berkembang dikenal banyak orang maka brand kita artinya juga berkembang. Jika bisnis kita berkembang tanpa diimbangi dengan manajemen brand dan merek yang baik maka bisnis kita akan susah melekat di benak pelanggan yang tepat. Sehingga proses menjalankan aktivitas bisnis harus di dasari pondasi branding yang baik. Sehingga penjualan tetap berjalan dan nilai brand bisnis kita terus meningkat. Kami adalah Konsultan Merek yang siap membantu bisnis anda berkembang.

5+ TAHUN
10.000+ JAM
500+ PROJECT

Brandnesia membantu bisnis Anda tumbuh berkembang menjadi brand yang terpercaya dan menginspirasi.


Strategy

Naming

Logo

Aktivasi

Packaging

Konten

Writing

Space

Website

Collab

Audit

Custom
Brand Strategy
Nama Brand
Logo Brand
Activation
Packaging
Konten Sosmed
Copywriting
Environmental
Desain Website
Kolaborasi
Brand Audit
Custom Project

Product Branding
Fashion, makanan, skincare, hijab

Resto & Cafe Branding
Fastfood, casual, coffeeshop, booth

Corporate Branding
Finance, trading, kesehatan, agro

Event Branding
Sport, Seminar, Art, Entertainment

Digital Startup Branding
Web, app, fintech, media, gaming

Property & Hospitality
Hotel, Resort, Apartment, Tourism

Service Branding
Katering, barber, travel, clinic, edu

Online/Offline Store
Minimarket, shop, webstore, IGshop

Bangun brand yang valuable, terpercaya dan menginspirasi bersama Brandnesia.

We drive your brand forward !

Membuat Merek Dulu atau Jualan Dulu ?

Salah satu hal yang sering menjadi kegelisahan pengusaha dalam proses mau menjalankan usaha adalah menciptakan merek dahulu apa langsung jualan. Hal ini biasanya dipengaruhi faktor waktu, ketersediaan modal, sampai ketersediaan sumber daya manusia. Aktivitas utama sebuah bisnis tentu saja adalah pertukaran nilai atau jualan untuk mendapatkan profit. Ini tentu saja menjadi aktivitas paling penting dari sebuah bisnis. Kemudian Merek juga memiliki banyak fungsi penting dalam bisnis. Karena merek ini yang akan menjadi aset intangible yang nilainya terus bertambah. Mana yang lebih duluan harus dilakukan itu tergantung tujuannya. Kalau tujuannya mendapatkan cash dalam jangka pendek maka bisa fokus langsung jualan. Tapi untuk menciptakan bisnis yang sustainable, pengaruh di market yang kuat, proyeksi growth yang tinggi maka merek atau brand harus disiapkan di awal dengan baik.

 

Konsultan Merek Terbaik di Indonesia

Melihat pentingnya persiapan bisnis termasuk dalam pembuatan merek maka ini semua harus dikonsep secara baik. Apalagi kalau proyeksi dan orientasi bisnis kita ini untuk pertumbuhan dalam jangka panjang. Yang menjadi konsekuansi dari fokus membangun merek atau brand di awal adalah pada sumber daya manusia dan ketersediaan modal. Investasi untuk branding harus disiapkan dan waktu persiapan akan sedikit lebih banyak. Untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi dalam proses penyusunan merek maka bisnis bisa bekerjasama dengan pihak ketiga. Contohnya seperti Brandnesia yang siap membantu segala kebutuhan penyusunan merek dengan lengkap.

 

Hal-hal yang Tidak Direkomendasikan Saat Membangun Merek

Membangun merek tidak bisa sembarangan, harus ada konsep dan mekanisme yang perlu dilalui. Ini untuk memaksimalkan hasil yang didapat dari pengembangan merek dan meminimalisir permasalahan yang terjadi. Merek ini acapkali dianggap sebagai bagian yang tidak signifikan dalam bisnis. Padahal peranan merek sangat besar. Akhirnya banyak bisnis yang salah langkah dalam menyusun dan mengembangkan merek dan branding. Beberapa hal yang tidak direkomendasikan dalam proses membangun merek di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Tidak mendaftarkan merek secara resmi
  2. Identitas merek baik verbal atau visual kurang memiliki differensiasi yang kuat atau terlalu generik
  3. Tidak memperhatikan kompetitor dalam menciptakan positioning
  4. Komponen-komponen brand kurang relate dengan bisnis dan tidak mencitrakan bisnis dengan baik
  5. Komunikasi brand atau marketing untuk mendeliver informasi merek sangat sedikit
  6. Tidak konsisten dalam pengaplikasian merek dan brand
  7. Kurang mendengarkan feedback dari konsumen
  8. Terlalu fokus membangun brand tapi kurang memperhatikan kualitas produk